Advan Incar Posisi Ketiga di Indonesia
Sabtu, 18 Februari 2017 16:46 WIB
Tampak belakang Advan G1 (ANTARA News/ Arindra Meodia)
Jakarta, ANTARA JATENG - Produsen ponsel merek lokal, Advan, menargetkan untuk berada pada tiga besar pasar Indonesia.
"Sekarang ini Advan masuk keempat besar. Kita ingin masuk ketiga atau kedua tahun ini," kata Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, dalam temu media di Jakarta, Jumat.
Menurut data IDC, pada pertengahan tahun lalu, Advan menempati posisi keempat, setelah Samsung, Oppo dan Asus, dengan pangsa pasar 6 sampai 8 persen.
"Targetnya semoga kita bisa masuk 10 atau di atas 10," ujar Tjandra. "Per tahun kami menjual 7,2 juta unit. Tahun ini target kami 7,5 juta unit sampai 8 juta unit."
Tjandra mengatakan tahun ini akan mengeluarkan total sembilan perangkat yang terdiri dari lima seri tablet dan empat seri smartphone.
Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding awal Advan meluncur di pasar. Awalnya, Advan hadir dengan 35 model, kemudian turun 25 model tahun berikutnya, selanjutnya turun 15 model, lalu 11 model, hingga tahun ini sembilan model.
"Kami ingin fokus ke kuantitas bukan ke tipe, karena semakin banyak tipe akan semakin sulit kita kontrol. Kalau ada proteksi harganya juga lebih rumit, kalau sedikit lebih mudah mengaturnya," ujar Tjandra.
Tahun ini Advan akan meluncurkan lima seri tablet. Meski kontribusi tablet hanya sepertiga dari smartphone, namun Tjandra optimistis pasar tablet masih stabil.
"Saat ini untuk di Advan pangsa pasarnya masih stabil karena orang banyak mencari tablet untuk anak mereka, untuk bermain game, belajar, jadi pangsa pasarnya masih banyak," ujar dia.
"Sekarang ini Advan masuk keempat besar. Kita ingin masuk ketiga atau kedua tahun ini," kata Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, dalam temu media di Jakarta, Jumat.
Menurut data IDC, pada pertengahan tahun lalu, Advan menempati posisi keempat, setelah Samsung, Oppo dan Asus, dengan pangsa pasar 6 sampai 8 persen.
"Targetnya semoga kita bisa masuk 10 atau di atas 10," ujar Tjandra. "Per tahun kami menjual 7,2 juta unit. Tahun ini target kami 7,5 juta unit sampai 8 juta unit."
Tjandra mengatakan tahun ini akan mengeluarkan total sembilan perangkat yang terdiri dari lima seri tablet dan empat seri smartphone.
Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding awal Advan meluncur di pasar. Awalnya, Advan hadir dengan 35 model, kemudian turun 25 model tahun berikutnya, selanjutnya turun 15 model, lalu 11 model, hingga tahun ini sembilan model.
"Kami ingin fokus ke kuantitas bukan ke tipe, karena semakin banyak tipe akan semakin sulit kita kontrol. Kalau ada proteksi harganya juga lebih rumit, kalau sedikit lebih mudah mengaturnya," ujar Tjandra.
Tahun ini Advan akan meluncurkan lima seri tablet. Meski kontribusi tablet hanya sepertiga dari smartphone, namun Tjandra optimistis pasar tablet masih stabil.
"Saat ini untuk di Advan pangsa pasarnya masih stabil karena orang banyak mencari tablet untuk anak mereka, untuk bermain game, belajar, jadi pangsa pasarnya masih banyak," ujar dia.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor :
Copyright © ANTARA 2024
Terkait
Jasa Raharja dan Bapenda perluas layanan Samsat Budiman, incar 7.000 Bumdes
25 July 2023 18:32 WIB, 2023
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
vivo Y36 series resmi meluncur di pasar Indonesia dengan membawa desain "Dynamic Glass"
26 May 2023 8:52 WIB, 2023