
Aksi pemberantasan mafia tanah didukung Muhammadiyah

Jakarta (ANTARA) - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh niat baik pemerintah dalam memberantas persoalan mafia tanah.
"Muhammadiyah mendukung penuh niat baik pemerintah melenyapkan mafia tanah," kata Anwar dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu.
Untuk mengoptimalkan pemberantasan mafia tanah, Muhammadiyah meminta masyarakat yang tanahnya dirampas agar berani mengadukan masalah tersebut, baik secara individual atau bersama-sama kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto untuk ditindaklanjuti dan diselesaikan.
Bahkan, ia menyampaikan Muhammadiyah meminta seluruh elemen bangsa Indonesia memantau dan mengawasi penyelesaian kasus mafia tanah agar semua pihak dapat hidup dengan aman, damai, dan bahagia karena hak-hak mereka, terutama menyangkut tanah dihargai dan dihormati.
Saat ini, Anwar memandang sikap tegas Presiden RI Joko Widodo pada bulan Mei 2022 yang meminta para menterinya untuk memberantas persoalan mafia tanah menunjukkan langkah nyata.
"Diantaranya, Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN yang baru sudah menindaklanjuti tugas Presiden itu dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Tanah yang merupakan tim gabungan antara Kementerian ATR/BPN dan Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata dia.
Anwar menilai tim tersebut mulai bekerja, bahkan menampakkan hasil yang baik, yaitu kepolisian telah menggeledah Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dan menangkap eks pejabat di sana yang diduga bekerja sama dengan pendana untuk merampas tanah korban dengan modus memanipulasi data pada saat penerbitan sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Muhammadiyah dukung penuh pemerintah berantas mafia tanah
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
