Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Sleman selesaikan pekerjaan proyek padat karya tahap pertama

Kamis, 11 Agustus 2022 14:37 WIB
Image Print
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, meresmikan 12 lokasi hasil kegiatan padat karya tahap pertama tahun 2022 di Padukuhan Klegung, Donokerto, Turi, Rabu (10/8/22). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman telah berhasil merampungkan pekerjaan program padat karya Tahun 2022 untuk tahap pertama Juni-Juli dengan dana yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan APBD Kabupaten Sleman.

"Pada Tahun Anggaran 2022, Pemerintah DIY mengalokasikan bantuan keuangan bersifat khusus untuk Kabupaten Sleman yang salah satunya berupa kegiatan Padat Karya Infrastruktur yang dikelola oleh Dinas Tenaga Kerja," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman Eko Suhargono di Sleman, Kamis.

Menurut dia, Kabupaten Sleman mendapatkan bantuan program padat karya untuk 59 lokasi. Selain berasal dari BKK Pemda DIY, pada tahun 2022 ini terdapat satu lokasi padat karya infrastruktur yang berasal dari APBD Kabupaten Sleman.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta jalankan empat program padat karya tahun 2022

"Pelaksanaan padat karya untuk 60 lokasi, dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama 30 lokasi periode Juni sampai Juli, dan tahap kedua 30 lokasi periode Juli sampai Agustus," katanya.

Ia mengatakan, untuk besaran dana masing-masing lokasi padat karya sebesar Rp178 juta, dan di masing masing lokasi melibatkan tenaga kerja sejumlah 52 orang.

"Diharapkan kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan bagi pekerja, namun juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat karena adanya peningkatan prasarana infrastruktur," katanya.

Eko mengatakan, hasil padat karya yang telah rampung tersebut diantaranya adalah pekerjaan talud di Padukuhan Bandaran dan Padukuhan Klegung, Donokerto, Turi, program jalan corblok beton dan sumur resapan di Sidomulyo, Trimulyo, Sleman.

"Kemudian pembuatan talud di Padukuhan Ganggong dan Padukuhan Jurugan, Bangunkerto, Turi, talud, corplat, dan jalan corblok beton soka di Ngumbul, Bangunkerto, Turi, jalan corblok beton di Binangun, Merdikorejo, Tempel," katanya.

Selanjutnya pembuatan saluran irigasi di Gamblok, Merdikorejo, Tempel, berupa talud di Glagahombo, Pondokrejo, Tempel, saluran irigasi di Purworejo, Hargobinangun, Pakem, dan talud dan jalan corblok di Sumberan, Candibinangun, Pakem.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada DPRD DIY, yang telah memberikan dukungan bagi pembangunan infrastruktur melalui kegiatan padat karya tahap pertama ini.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah terlibat dan bergotong-royong dalam menyelesaikan proyek padat karya tersebut.

"Kegiatan padat karya ini selain untuk membantu mengatasi dampak ekonomi masyarakat, juga sekaligus memupuk rasa kebersamaan, gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur di wilayahnya masing-masing," katanya.

Baca juga: Kemenhub adakan padat karya di Gunung Kidul



Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026