Logo Header Antaranews Jogja

Terperosok dalam, dolar AS

Sabtu, 3 September 2022 07:37 WIB
Image Print
Petugas menghitung uang dolar AS di BNI KC Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (21/7/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom/pri.
New York (ANTARA) - Dolar AS tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Sabtu pagi WIB karena pelaku pasar mencerna data ketenagakerjaan AS untuk Agustus 2022.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,15 persen menjadi 109,5320.

Namun, dolar akan terus mendapat dukungan dari kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve. Pasar berjangka telah memperkirakan kemungkinan 75 persen The Fed akan menaikkan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan kebijakan September.

"Mengingat pengalaman selama sebulan terakhir dan pidato Ketua Fed Jerome Powell yang sangat hawkish Jumat lalu (26/8/2022), kami ragu bahwa bahkan laporan pekerjaan Agustus yang sedikit lebih lembut ... akan cukup untuk mengurangi perkiraan Fed atau dolar ini," kata analis di ING, dalam sebuah catatan.

Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed lebih lanjut telah tercermin paling tajam dalam pasangan dolar AS dan yen Jepang, karena para pedagang semakin melihat kesenjangan suku bunga yang melebar.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dolar tergelincir di tengah data pekerjaan AS

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026