
Capaian Pelayanan KB dalam program TMMK 2022 di Bantul melebihi target

Bantul (ANTARA) - Capaian kegiatan akselerasi Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka TNI Manunggal Bangga Kencana - Kesehatan (TMMK) Terpadu Tahun 2022 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melebihi target atau mencapai 109 persen.
"Pelayanan KB selama kegiatan TMKK yang dilakukan mulai 1 Agustus hingga pekan kedua September 2022, mencapai 6.070 (109,78 persen) dari target sebanyak 5.529 akseptor," kata Dandim 0729 Bantul Letnan Kolonel Inf Arif Hermad dalam sambutan Puncak Acara Kegiatan TMKK di Bantul, Jumat.Dia mengatakan sementara untuk peserta KB aktif hingga periode tersebut mencapai 83.712 atau 57,43 persen dari sebanyak 145.751 pasangan usia subur (PUS).
Dandim mengatakan pelayanan KB pada kegiatan TMKK Terpadu yang dimulai dari 1 Agustus-30 September 2022 itu, sasarannya peserta KB baru, ganti cara dan ulangan. Pelayanan KB untuk semua jenis alat kontrasepsi modern dan tempat pelayanan adalah seluruh fasyankes.
Kegiatan akselerasi pelayanan KB dalam rangka TMKK Terpadu merupakan kegiatan pelayanan KB dan kesehatan terpadu dalam rangka meningkatkan kepesertaan ber-KB dan percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja.Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) Bantul Ninik Istitarini mengatakan bahwa program TMKK juga berperan dalam mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bantul.
"Program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB yang dikenal dengan Bangga Kencana yang didasarkan pada UU Nomor 52 Tahun 2009, merupakan program yang diharapkan mempercepat penurunan angka stunting dan pencapaian target pelayanan KB," katanya.Menurut dia, Program Bangga Kencana tersebut masuk program prioritas Pemkab Bantul dalam upaya membangun masyarakat yang sejahtera. Pentingnya revitalisasi program Bangga Kencana merupakan prioritas pembangunan nasional untuk mencapai tujuan SDGs (Sustainable Development Goals).
Selain itu, kata dia, pembangunan keluarga berkontribusi bukan hanya untuk membatasi angka kelahiran, tetapi juga meningkatkan kualitas manusianya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
