Logo Header Antaranews Jogja

Anjlok di pasaran, harga minyak

Kamis, 13 Oktober 2022 07:11 WIB
Image Print
Ilustrasi: Ladang minyak Equinor di Johan Sverdrup, Laut Utara Norwegia. ANTARA/REUTERS/Nerijus Adomaitis/aa.

New York (ANTARA) - Harga minyak anjlok di pasaran Kamis pagi WIB setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November terpangkas 2,08 dolar AS atau 2,3 persen, menjadi menetap di 87,27 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember kehilangan 1,84 dolar AS atau 2,0 persen, menjadi ditutup di 92,45 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Dalam laporan bulanan yang diawasi ketat yang dirilis pada Rabu (12/10/2022), OPEC memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global, mengutip prospek ekonomi dunia yang semakin tidak pasti, kebangkitan langkah-langkah penahanan COVID-19 China dan inflasi yang tinggi.

OPEC memperkirakan permintaan minyak tumbuh sebesar 2,64 juta barel per hari tahun ini, turun 460.000 barel per hari dari proyeksi September, laporan itu menunjukkan. Pertumbuhan tahun 2023 juga direvisi turun.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga minyak turun lagi, OPEC pangkas perkiraan permintaan dunia



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026