
Jangan sampai punah, warisan budaya harus dilestarikan

Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara mengajak melestarikan warisan budaya melalui wadah kreatifitas dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat.
"Ini salah satu upaya dalam mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya di Provinsi Kaltara melalui wadah kreatifitas dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat. Dimana ini sesuai dengan amanat Pemajuan Kebudayaan berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2017," kata Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang di Tanjung Selor, Bulungan, Selasa.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara Pembukaan Festival Tari Pesisir, Pedalaman, Permainan dan Olahraga Tradisional Tingkat SMA/SMK/MA Sederajat bersama Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Datu Iqra Ramadhan.
Selain itu, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Provinsi Kaltara, acara yang terpusat di halaman SMK Negeri 1 Tanjung Selor itu, juga sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya di Kaltara.
Tak hanya itu, terdapat juga kegiatan lainnya yakni Gebyar Project Riil dan implementasi kewirausahaan. Adapun peserta yang mengikuti lomba terdiri dari tari Pesisir ada 16 grup, tari Kreasi Pedalaman ada 16 grup dan lomba permainan tradisional sebanyak 25 sekolah. Sementara untuk peserta kewirausahaan sebanyak enam sekolah.
"Saya harap kegiatan ini dapat meningkatkan perhatian, kepedulian serta kebanggaan masyarakat di Kaltara terhadap budaya yang kita miliki," kata Zainal.
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
