
Pemkab Bantul gandeng Baznas gulirkan program penanggulangan kemiskinan

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Program Z Chicken sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan di daerah itu.
"Bahwa Baznas memiliki program-program yang sangat baik untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di Bantul," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai peluncuran Program Z Chiken di Bantul, Kamis.
Menurut dia, program Z Chicken adalah suatu sistem bantuan bagi para mustahik untuk diberikan satu unit usaha memproduksi ayam krispi yang bahan baku dan ekosistemnya ditata Baznas.
Baca juga: Yogyakarta lakukan verifikasi lapangan beri ranking data kemiskinan
"Jadi tidak hanya bantuan gerobak saja, modal selesai, itu tidak. Tetapi bahan bakunya juga disiapkan, jaringannya sampai pelatihannya juga disiapkan sehingga para mustahik zakat ini tinggal memproduksi dan memasarkan saja," katanya.
Ia mengatakan program bantuan usaha bagi orang yang menerima zakat bisa dijadikan model penanggulangan kemiskinan, yang mana ekosistemnya itu harus disiapkan terlebih dulu.
"Dan Baznas sudah memulai ini dengan Z Chicken yang tahun ini dialokasikan untuk 41 para mustahik zakat Kabupaten Bantul," katanya.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengatakan peluncuran program bantuan Z Chicken merupakan rangkaian dari program bantuan usaha 1.000 Z Chicken untuk dikelola para mustahik di Pulau Jawa.
Melalui program Z Chicken, Baznas berkomitmen mengangkat perekonomian dan memberi kesejahteraan mustahik melalui dana zakat, infak, dan sedekah.
"Melalui program bantuan Z Chicken ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan perekonomian keluarga rentan yang sempat terpuruk akibat pandemi," katanya.
Baca juga: DPRD minta Pemkab Kulon Progo evaluasi program JPS kemiskinan
Baca juga: Sultan: Kelurahan bisa menjadi ujung depan pemberantasan kemiskinan
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
