
Pemuda harus berperan atasi perubahan iklim

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan generasi muda harus lebih berperan aktif dalam berbagai upaya mengatasi dampak perubahan iklim melalui pendekatan budaya.
"Catatan sejarah kita memperlihatkan bahwa manusia mampu mempengaruhi dunia melalui kebudayaan yang dikembangkan dengan berbagai cara, termasuk mengubah pola pikir dan perilaku," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.
Pernyataan Lestari itu dikatakan saat meresmikan Pavilion Indonesia di ajang 27 th Conference of The Parties The United Nations Framework Convention on Climate Change (COP 27 UNFCCC) atau Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Sharm El Sheikh, Mesir, Minggu (6/11).
Lestari mengajak semua pihak untuk mendengarkan suara generasi muda dan melibatkan mereka secara aktif dalam berbagai upaya mengatasi dampak perubahan iklim.
Menurut dia, ketidakpercayaan aktivis lingkungan belia dari Swedia, Greta Thunberg terhadap COP27 dalam menyelamatkan lingkungan, harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa banyak yang harus dibenahi dalam upaya memperbaiki lingkungan.
“Dengan upaya perbaikan lingkungan yang menyeluruh, diharapkan kita mampu mengubah penilaian generasi muda, untuk kemudian mengajak mereka mengambil peran dalam seluruh aksi yang dilakukan dalam menghadapi perubahan iklim ini,” ujarnya.
Apalagi menurut dia, dalam beberapa tahun mendatang, negara-negara di dunia memiliki jumlah generasi muda yang sangat besar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wakil Ketua MPR RI: Generasi muda harus berperan atasi perubahan iklim
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
