"Informasinya tujuan terbanyak ke sekitar wilayah Solo, bisa Wonogiri, Klaten, dan Sukoharjo," kata Lilik di Semarang, Rabu.

Menurut dia, kepolisian sedang menyiapkan pengamanan untuk menyambut kedatangan sekitar 1.500 eks Gafatar yang terdiri atas dewasa dan anak-anak tersebut.

Para mantan Gafatar tersebut akan dipulangkan menggunakan kapal milik TNI Angkatan Laut dari Pontianak menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Dari Semarang, kata dia, para eks Gafatar tersebut akan dikawal kepulangannya hingga kampung halamannya.

Lilik menjelaskan bahwa masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya terkait dengan Gafatar bisa saja menjemput ke Semarang.

Meski demikian, kata dia, akan ada mekanisme yang masih dibahas.

Sebelumnya, Polda Jawa Tengah menyiapkan pengamanan untuk menyambut kepulangan eks anggota Gafatar dari Mempawah, Kalimantan Barat, yang direncanakan menggunakan kapal milik TNI Angkatan Laut.

Menurut Lilik Darmanto, koordinasi pengamanan akan dilakukan oleh Polrestabes Semarang bersama dengan pemerintah daerah setempat.

Rencananya, kata dia, terdapat tiga KRI yang akan digunakan untuk mengangkut para eks anggota Gafatar tersebut dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Ia menjelaskan kapal perang yang akan mengangkut ribuan orang tersebut direncanakan bersandar di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada hari Minggu (24/1).

Kapal tersebut, lanjut dia, akan diberangkatkan menuju Semarang dan diperkirakan tiba pada hari Rabu (27/1).