ICW Masuk 30 Besar "think tank" Dunia
Rabu, 3 Februari 2016 15:46 WIB
Indonesia Corruption Watch (ICW) (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Siaran pers ICW di Jakarta, Rabu, menyebutkan, ICW kembali masuk peringkat 30 kategori "Global Think Tank" yang merupakan kelima kali sejak 2010 ICW. Pada 2015 ICW masuk dua kategori "Top Transparency and Good Governance Think Tank" dan "Think Tank to Watch".
Pada kategori pertama, ICW ditempatkan pada peringkat 22 dari 60 organisasi global yang rajin mendorong transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat internasional. Dalam lingkup ASEAN, ICW menempati posisi pertama.
Sedangkan pada kategori kedua, ICW menempati peringkat 57 dari 100 organisasi global yang mendapat perhatian internasional. Dalam lingkup ASEAN, ICW menempati posisi 2 setelah Malaysia.
Indeks "Global Go To Think Tank" adalah hasil survei internasional yang dilakukan "Think Tank and Civil Society Program" di bawah Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat.
Program ini meneliti lembaga yang fokus pada kebijakan publik baik lembaga pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam advokasi kebijakan publik.
Penelitian inimelibatkan lebih dari 1.900 lembaga dan ahli media, baik cetak maupun elektronik, akademisi, lembaga donor publik dan privat, serta pemerintah di seluruh negara.
ICW mengapresiasi pencapaian ini sebagai pengakuan dunia atas kiprah organisasi ini.
Pada kategori pertama, ICW ditempatkan pada peringkat 22 dari 60 organisasi global yang rajin mendorong transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat internasional. Dalam lingkup ASEAN, ICW menempati posisi pertama.
Sedangkan pada kategori kedua, ICW menempati peringkat 57 dari 100 organisasi global yang mendapat perhatian internasional. Dalam lingkup ASEAN, ICW menempati posisi 2 setelah Malaysia.
Indeks "Global Go To Think Tank" adalah hasil survei internasional yang dilakukan "Think Tank and Civil Society Program" di bawah Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat.
Program ini meneliti lembaga yang fokus pada kebijakan publik baik lembaga pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam advokasi kebijakan publik.
Penelitian inimelibatkan lebih dari 1.900 lembaga dan ahli media, baik cetak maupun elektronik, akademisi, lembaga donor publik dan privat, serta pemerintah di seluruh negara.
ICW mengapresiasi pencapaian ini sebagai pengakuan dunia atas kiprah organisasi ini.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2025
Terkait
Ratusan pendukung PSIS sempat blokade akses masuk Stadion Jatidiri Semarang
12 December 2024 6:09 WIB
Bupati Kudus : Janji paslon terkait honorarium guru swasta masuk APBD 2025
30 November 2024 14:42 WIB
Masuk musim hujan, DPRD Kudus desak penyelesaian perbaikan kolam renang Wergu
18 November 2024 21:21 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
"Garis Bawahi Ya Hanya kamaludin yang Minta Uang,Patrialis tidak Pernah," kata Basuki
01 February 2017 18:16 WIB, 2017
Pengacara Minta Penyidik Menyelidiki Laporan agar Membongkar Kasus Rekayasa Antasari
01 February 2017 16:25 WIB, 2017