Logo Header Antaranews Jateng

Wamenag: AICIS forum strategis hadapi krisis kemanusiaan

Jumat, 2 Februari 2024 10:29 WIB
Image Print
Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki saat pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Kamis (1/2/2024). (ANTARA/HO-Kemenag)
Semarang (ANTARA) - Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki menilai Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) forum strategis untuk mendefinisikan ulang peran agama dalam menghadapi berbagai krisis kemanusiaan yang terjadi.

"Kami berharap bahwa AICIS memberikan wawasan berharga tentang bagaimana meredefinisikan peran agama menghadapi krisis kemanusiaan," katanya saat membuka AICIS 2024 di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Semarang, Kamis (1/2) malam.

AICIS 2024 digelar pada 1-4 Februari mendatang oleh Kementerian Agama sebagai ajang mempertemukan ratusan intelektual internasional Muslim untuk merumuskan solusi dari berbagai permasalahan kemanusiaan global.

Pada tahun ini, AICIS mengangkat tema" Redefining The Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Rights Issues" untuk mencapai kedamaian, keadilan, dan saling menghormati antarsesama.

"Marilah terus menjaga dan mendorong semangat dialog terbuka dan saling pengertian membangun jembatan antarkeyakinan, menciptakan kedamaian. Individu merasakan perdamaian, keadilan, dan penghormatan terhadap hak hak dasarnya," katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mendorong AICIS dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk mengatasi permasalahan kemanusiaan global.

"AICIS bukan hanya sebagai forum akademik yang eksklusif dan teoretik, tetapi sebagai forum akademik yang sekaligus memberikan tawaran solusi berbagai krisis global," kata sosok yang akrab disapa Kang Dhani itu.

Harapan tersebut, diakuinya, dilatarbelakangi oleh semakin memburuk kondisi perdamaian dunia di berbagai belahan dunia. Peperangan di kawasan Timur Tengah yang tak kunjung merenggut puluhan ribu nyawa.

Demikian juga kondisi konflik Rusia-Ukraina yang belum menunjukkan tanda peperangan akan usai, kemudian kondisi memprihatinkan terhadap etnis Rohingya yang menimbulkan banyak pengungsi.

"Fenomena di atas menyebabkan krisis kemanusiaan global karena hilangnya moralitas agama yang selama ini menjadi kendali bagi sikap dan tindakan yang dilakukan oleh manusia," katanya.

Turut hadir pada pembukaan AICIS 2024, antara lain Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi, Kepala Biro HDI Kemenag Akhmad Fauzin, Steering Committee AICIS 2024 Mukhsin Jamil.

AICIS diikuti oleh jajaran rektor perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) se-Indonesia, para tokoh agama, dan ratusan akademisi internasional Islam.

Baca juga: Semarang Halal Food Festival jadi rangkaian AICIS 2024

Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2024