Logo Header Antaranews Jateng

Darurat bencana di Desa Mandala, ini langkah BPBD Cilacap

Kamis, 3 April 2025 13:25 WIB
Image Print
Warga Dusun Cibungur, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bekerja bakti menyingkirkan material longsoran yang menimbun ruas jalan kabupaten akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (2/4/2025) sore. ANTARA/HO-BPBD Cilacap

Cilacap (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melakukan penanganan darurat bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Mandala akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (2/4) sore.

"Hujan yang terjadi kemarin mengakibatkan tebing setinggi 15 meter dengan lebar 20 meter di Dusun Cibungur, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, longsor hingga menimbun ruas jalan kabupaten," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cilacap Budi Setyawan di Cilacap, Kamis.

Menurut dia, kondisi tersebut mengakibatkan ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena panjang material longsoran mencapai 15 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 1 meter.

Selain tanah longsor, kata dia, hujan yang terjadi pada Rabu (2/4) sore itu mengakibatkan banjir luapan Sungai Cikondang yang menggenangi ruas jalan desa di Dusun Cibungur dengan ketinggian genangan berkisar 50-100 centimeter.

"Banjir juga merendam 26 rumah warga Dusun Cibungur dengan ketinggian air di halaman rumah sekitar 50 centimeter, sedangkan di dalam rumah berkisar 10-20 centimeter," katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cimanggu, Pemerintah Desa Mandala, dan warga setempat segera melakukan penanganan darurat khususnya untuk membuka akses jalan yang terputus total akibat tertimbun longsor.

Menurut dia, penanganan darurat tersebut dilakukan dengan bergotong royong menyingkirkan material longsoran yang menutup akses jalan dengan menggunakan peralatan manual.

Selain itu, kata dia, BPBD Kabupaten Cilacap juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait di antaranya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cilacap untuk membantu percepatan penanganan bencana.

"Jalan yang sempat tertutup material longsor, kini sudah dapat dilalui kendaraan meskipun masih licin karena ada sisa lumpur. Banjir yang merendam rumah warga juga sudah surut, dan debit Sungai Cikondang yang meluap mulai berangsur kembali normal," kata Budi.

 



Pewarta :
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2025