Logo Header Antaranews Jateng

Digenjot, Pengembangan Bandara Dewandaru Karimunjawa

Rabu, 9 Mei 2012 20:40 WIB
Image Print
Ilustrasi Pembangunan Bandara

"Saat ini panjang landasan pacu baru 900 meter sehingga hanya bisa didarati pesawat kecil. Karena itu, akan diperpanjang 300 meter menjadi 1.200 meter," katanya di Semarang, Rabu.

Diperpanjangnya landasan pacu Bandara Dewandaru Kawimunjawa, kata dia, untuk memfasilitasi pesawat-pesawat komersial ukuran besar yang bisa mengangkut penumpang lebih banyak agar bisa mendarat dengan lancar.

Menurut dia, Bandara Dewandaru dengan panjang landasan yang dimiliki sekarang hanya mampu didarati pesawat kecil dengan penumpang 8-10 orang, namun nantinya pesawat berpenumpang 40 orang bisa mendarat.

"Saya baru saja melakukan kunjungan ke sana (Bandara Dewandaru, red.). Proyek penambahan panjang landasan pacu sudah dalam tahap pengerjaan, diharapkan jika semua lancar akhir 2012 sudah selesai," katanya.

Selain panjang, kata dia, lebar landasan pacu juga tak luput dari pelebaran, dari semula lebar landasan pacu hanya 23 meter akan diperlebar menjadi 30 meter sehingga pesawat besar bisa dengan mudah mendarat.

Ia mengakui, akses transportasi ke Karimunjawa selama ini memang masih terbatas karena hanya bisa ditempuh dengan angkutan laut, namun intensitasnya memang belum banyak dan daya tempuhnya relatif lama.

"Tanpa ada bandara yang memadai, perkembangan Karimunjawa akan berjalan lambat. Padahal, potensi wisata dan kekayaan alam laut yang dimiliki Karimunjawa sangat besar, seperti pantai dan terumbu karang," katanya.

Sebenarnya, kata dia, maskapai penerbangan komersial yang berminat membuka trayek ke Karimunjawa banyak, namun mereka berpikir ulang karena kendala kondisi bandara yang belum memadai untuk pesawat besar.

"Jika nantinya landasan pacu Bandara Dewandaru sudah diperpanjang dan diperluas akan banyak maskapai penerbangan yang tertarik. Sebab, potensi wisata di Kawimunjawa memang sangat menjanjikan," katanya.

Selain pemanjangan dan perluasan landasan pacu, kata dia, sarana dan prasarana juga akan disempurnakan, seperti aspek pelayanan, keamanan, dan kenyamanan penumpang, serta perluasan lahan parkir pesawat.

"Harapan kami, setelah transportasi udara lancar, sektor transportasi laut ke Karimunjawa juga ikut dikembangkan oleh kalangan swasta dengan penambahan angkutan kapal agar akses transportasi semakin lancar," kata Bibit.

Pewarta :
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2025