Evercoss Gandeng Baidu Buat Toko Aplikasi Everstore
Rabu, 29 Oktober 2014 12:05 WIB
Janto Djojo, Chief Marketing Officer Evercoss Mobile (kiri) dan Bao Jianlei, Managing Director of Baidu Indonesia (kanan) merilis toko aplikasi 'Everstore', Selasa, (28/10), di Jakarta. (ANTARA News/Okta Antikasari)
Everstore adalah toko aplikasi online yang diperuntukan bagi para pengguna Evercoss.
Janto Djojo, Chief Marketing Officer Evercoss Mobile mengatakan dibuatnya Everstore ini bukan untuk menyaingi Google Play atau Play Store.
"Kami membuat ini bukan ingin menyaingi Google Play, tetapi untuk melengkapinya," katanya saat merilis Everstore di Jakarta, Selasa, (28/10).
"Karena beberapa aplikasi Google Play atau Play Store berbayar menggunakan kartu kredit, sementara Evercoss yang menjadi market leader di middle class, kebanyakan penggunanya tidak memakai kartu kredit. Jadi di Everstore, aplikasi berbayar bisa dibeli dengan pulsa."
Sementara Onno Widodo Purbo, seorang tokoh dan pakar teknologi informasi di Indonesia menyambut baik dengan pembelian aplikasi dengan pulsa tersebut.
"Jarang ada yang pake pulsa untuk payment-nya," katanya. "Berharap teman-teman yang lain seperti toko online bisa mengadopsi cara ini. Jadi jika mau bayar beberapa ratus ribu tidak usah transfer, tetapi bisa dengan pulsa."
Baidu dan Evercoss menyediakan teknologi app store ini dengan lebih dari 500.000 aplikasi di dalamnya.
Everstore juga membuka kesempatan untuk para developer lokal untuk menjual aplikasinya di Everstore.
"Kami memiliki keyakinan bahwa karya anak bangsa tidak kalah hebatnya dengan karya bangsa lain. Ini hanya soal kesempatan yang belum diberikan secara optimal kepada mereka. Kami berharap kehadiran Everstore dapat mendorong potensi mereka hingga dapat terekspos secara global," kata Janto Djojo.
Janto Djojo, Chief Marketing Officer Evercoss Mobile mengatakan dibuatnya Everstore ini bukan untuk menyaingi Google Play atau Play Store.
"Kami membuat ini bukan ingin menyaingi Google Play, tetapi untuk melengkapinya," katanya saat merilis Everstore di Jakarta, Selasa, (28/10).
"Karena beberapa aplikasi Google Play atau Play Store berbayar menggunakan kartu kredit, sementara Evercoss yang menjadi market leader di middle class, kebanyakan penggunanya tidak memakai kartu kredit. Jadi di Everstore, aplikasi berbayar bisa dibeli dengan pulsa."
Sementara Onno Widodo Purbo, seorang tokoh dan pakar teknologi informasi di Indonesia menyambut baik dengan pembelian aplikasi dengan pulsa tersebut.
"Jarang ada yang pake pulsa untuk payment-nya," katanya. "Berharap teman-teman yang lain seperti toko online bisa mengadopsi cara ini. Jadi jika mau bayar beberapa ratus ribu tidak usah transfer, tetapi bisa dengan pulsa."
Baidu dan Evercoss menyediakan teknologi app store ini dengan lebih dari 500.000 aplikasi di dalamnya.
Everstore juga membuka kesempatan untuk para developer lokal untuk menjual aplikasinya di Everstore.
"Kami memiliki keyakinan bahwa karya anak bangsa tidak kalah hebatnya dengan karya bangsa lain. Ini hanya soal kesempatan yang belum diberikan secara optimal kepada mereka. Kami berharap kehadiran Everstore dapat mendorong potensi mereka hingga dapat terekspos secara global," kata Janto Djojo.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2025
Terkait
Gandeng generasi milenial, Paguyuban Seruling Mas seminarkan RM Margono Djojohadikusumo
21 March 2025 20:05 WIB
Pertamina gandeng Kejari dan BPN Kota Semarang salurkan bansos di Tambakrejo
19 March 2025 20:06 WIB
Polresta Banyumas gandeng mahasiswa bagikan paket sembako untuk masyarakat
27 February 2025 15:59 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Bidik generasi muda, BSI gelar literasi digital di sejumlah pusat perbelanjaan Jabodetabek
22 November 2024 13:23 WIB