BPJAMSOSTEK Blora serahkan Jaminan Kematian kepada empat pewaris
Selasa, 6 Juni 2023 20:43 WIB
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Blora kembali menyerahkan santunan dan kali ini kepada empat penerima. Dok. BPJS Ketenagakerjaan
Semarang (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Blora kembali menyerahkan santunan dan kali ini kepada empat penerima.
Santunan tersebut diserahkan di sela Festival Potensi Investasi sekaligus Bursa Kerja, Selasa (6/6).
Pada Festival Potensi Investasi yang diselenggarakan dalam rangka HUT Ke-2 Mall Pelayanan Publik DPMPTSP sekaligus JobFair Diperinaker Blora dihadiri Forkompinda, Ketua Deskranada, Wakil Ketua DPRD, serta dimeriahkan dengan gerai pameran yang diikuti OPD, BUMN, BUMD, instansi vertikal dan Perusahaan Strategis
Santunan Program Jaminan Kematian tersebut diserahkan Bupati Blora Arief Rohman dan kepala BPJAMSOSTEK Cabang Kudus Mulyono Adi Nugroho didampingi Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Blora Andy Heriamsah diterima oleh para ahli waris penerima.
"Dalam kesempatan ini, kami menyerahkan empat santunan. Seluruhnya Program Jaminan Kematian," kata Nugroho. Sampai dengan bulan April ini kami sudah membayarkan manfaat sebesar Rp27.175.950.386
Keempat ahli waris penerima tersebut yakni atas nama Suhenk (atas nama peserta Soedjono), Jumari (peserta Kasdi), Siti Marfuah (peserta Jayus), dan Djiem (peserta Samad).
Nugroho menjelaskan dari empat penerima tersebut, tiga peserta di antaranya merupakan perangkat desa dan satu lainnya merupakan juru parkir.
"Kami berharap santunan yang diterima oleh ahli waris dapat dimanfaatkan sebaik baiknya. Ini sekaligus sebagai bentuk bukti nyata yang didapatkan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Nugroho.
Nugroho menegaskan pentingnya seluruh masyarakat pekerja dapat ter-cover dengan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga saat terjadi risiko yang tidak diinginkan, setidaknya tidak muncul warga miskin baru akibat risiko yang dialami kepala keluarga.
Sementara itu Andy menjelaskan coverage BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Blora saat ini baru mencapai 29,82 persen, segmentasi terkecil pada Pekerja Bukan Penerima Upah sejumlah 7,86 persen dari Total Angkatan Kerja di Kabupaten Blora sejumlah 312.449 pekerja.
Ini menjadi tanggung jawab seluruh stakeholder terkait dan perlunya dukungan Pemkab Blora agar universal coverage meningkat, seperti memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dengan 1 Desa 100 pekerja rentan, Petani Tembakau, Tenaga Lini Lapangan BKKBN, BPD,Linmas dan Relawan BPBD, " demikian Andy. ***
Santunan tersebut diserahkan di sela Festival Potensi Investasi sekaligus Bursa Kerja, Selasa (6/6).
Pada Festival Potensi Investasi yang diselenggarakan dalam rangka HUT Ke-2 Mall Pelayanan Publik DPMPTSP sekaligus JobFair Diperinaker Blora dihadiri Forkompinda, Ketua Deskranada, Wakil Ketua DPRD, serta dimeriahkan dengan gerai pameran yang diikuti OPD, BUMN, BUMD, instansi vertikal dan Perusahaan Strategis
Santunan Program Jaminan Kematian tersebut diserahkan Bupati Blora Arief Rohman dan kepala BPJAMSOSTEK Cabang Kudus Mulyono Adi Nugroho didampingi Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Blora Andy Heriamsah diterima oleh para ahli waris penerima.
"Dalam kesempatan ini, kami menyerahkan empat santunan. Seluruhnya Program Jaminan Kematian," kata Nugroho. Sampai dengan bulan April ini kami sudah membayarkan manfaat sebesar Rp27.175.950.386
Keempat ahli waris penerima tersebut yakni atas nama Suhenk (atas nama peserta Soedjono), Jumari (peserta Kasdi), Siti Marfuah (peserta Jayus), dan Djiem (peserta Samad).
Nugroho menjelaskan dari empat penerima tersebut, tiga peserta di antaranya merupakan perangkat desa dan satu lainnya merupakan juru parkir.
"Kami berharap santunan yang diterima oleh ahli waris dapat dimanfaatkan sebaik baiknya. Ini sekaligus sebagai bentuk bukti nyata yang didapatkan dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Nugroho.
Nugroho menegaskan pentingnya seluruh masyarakat pekerja dapat ter-cover dengan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga saat terjadi risiko yang tidak diinginkan, setidaknya tidak muncul warga miskin baru akibat risiko yang dialami kepala keluarga.
Sementara itu Andy menjelaskan coverage BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Blora saat ini baru mencapai 29,82 persen, segmentasi terkecil pada Pekerja Bukan Penerima Upah sejumlah 7,86 persen dari Total Angkatan Kerja di Kabupaten Blora sejumlah 312.449 pekerja.
Ini menjadi tanggung jawab seluruh stakeholder terkait dan perlunya dukungan Pemkab Blora agar universal coverage meningkat, seperti memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dengan 1 Desa 100 pekerja rentan, Petani Tembakau, Tenaga Lini Lapangan BKKBN, BPD,Linmas dan Relawan BPBD, " demikian Andy. ***
Pewarta : ksm
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2025
Terkait
Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan berikan diskon 50 persen untuk iuran
10 January 2025 15:45 WIB
BPJS Ketenagakerjaan apresiasi Menteri Kebudayaan lindungi pelaku kebudayaan
07 January 2025 14:47 WIB
Delapan kelurahan terima penghargaan Sadar BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang 2024
27 December 2024 15:19 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan berikan diskon 50 persen untuk iuran
10 January 2025 15:45 WIB
BPJS Ketenagakerjaan apresiasi Menteri Kebudayaan lindungi pelaku kebudayaan
07 January 2025 14:47 WIB