Logo Header Antaranews Jateng

Tim Gabungan Sita Daging Gelonggongan

Rabu, 29 Juni 2016 13:20 WIB
Image Print
Seorang petugas kepolisian berdiri di depan salah satu los daging di Pasar Gotong Royong Kota Magelang dalam razia daging gelonggongan menjelang Lebaran 2016, Rabu (29/6). (Hari Atmoko/dokumen).
Magelang, Antara Jateng - Tim Gabungan Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, menyita 6,5 kilogram daging gelonggongan dari salah satu los penjualan daging di Pasar Gotong Royong dalam razia menjelang Lebaran 2016, Rabu.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Pemkot Magelang Hadiono di Magelang, mengatakan daging yang disita selanjutnya akan dimusnahkan.

Anggota tim, ujarnya, juga telah memeriksa kadar air dalam daging tersebut yang di atas 80 persen. Kadar air yang kategori tinggi tersebut mengindikasikan sebagai daging gelonggongan sehingga tidak layak konsumsi.

Tim gabungan itu, terdiri atas para petugas dari Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Polres Magelang Kota. Mereka razia sejak dini hari.

Razia daging oleh petugas secara saksama itu, antara lain di kawasan Rumah Potong Hewan Canguk Kota Magelang, Pasar Rejowinangun, dan Pasar Gotong Royong.

Penjual daging gelonggongan kabur dengan menyelinap dari tempat lain, saat petugas memeriksa daging tersebut. Petugas masih mencari identitas pedagang tersebut.

Daging yang disita petugas tersebut, sebelumnya oleh pedagangnya disimpan di bawah loker dalam bungkus kain warna hitam.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito memastikan penjual daging gelonggongan segera ketahuan identitasnya, karena petugas melakukan pengawasan selama 24 jam.

Para pedagang, ujarnya, harus menjual barang dagangan yang memang berkualitas guna menjamin konsumen memperoleh barang kebutuhan yang memang bermutu.

"Nanti pasti ketahuan. Petugas piket 24 jam. Pedagang harus menjual barang yang memang berkualitas," katanya.


Pewarta :
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2025