Logo Header Antaranews Jateng

Disbudpar Kudus terjunkan tim pemantau objek wisata

Kamis, 3 April 2025 09:48 WIB
Image Print
Objek wisata Air Rejenu di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan tim pemantau objek wisata sebagai upaya memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan di semua objek wisata selama libur Lebaran 2025.

"Tim pemantau yang kami terjunkan untuk memastikan sarana dan prasarana yang tersedia di masing-masing objek wisata di Kudus memadai dan pengelola juga memastikan jaminan keamanan pengunjung," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah di Kudus, Kamis.

Ia mengungkapkan dua tim pemantau yang disiapkan, bertugas memantau objek wisata yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Dengan adanya tim pemantau selain juga dari pihak Kepolisian, dia berharap, selama masa Libur Lebaran tidak ada permasalahan yang bisa merugikan wisatawan maupun pengelola wisata.

"Jika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan terkait dengan keamanan, segera berkonsultasi atau berkoordinasi dengan polsek setempat. Demikian halnya ketika ada wisatawan yang sakit mendadak, bisa berkoordinasi dengan puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah kecamatan masing-masing," ujarnya.

Ia juga meminta masing-masing pengelola objek wisata untuk menyiagakan personel untuk mengawasi wisatawan, terutama yang memiliki daya tarik wisata air.

"Kami minta kerja sama kepada semua pihak untuk bisa menjaga dan memberikan kenyamanan kepada wisatawan, sehingga selama wisatawan berkunjung di Kudus dan melakukan kegiatan libur Lebaran ini mereka pulang bisa selamat dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Meskipun saat ini bukan lagi masa pandemi COVID-19, dia meminta, semua pengelola objek wisata untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan.

Selain itu, kata dia, tempat sampah juga tersedia memadai, sehingga kebersihan tetap terjaga.



Pewarta :
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2025