Logo Header Antaranews Jateng

Program WEC 2025 jaring 1.000 perempuan pelaku UMKM

Jumat, 28 Februari 2025 08:25 WIB
Image Print
Ilustrasi kegiatan Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024. (ANTARA/HO-Pribadi)

Semarang (ANTARA) - Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2025 atau Season 2 diluncurkan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) untuk menjaring 1.000 perempuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Bagas Atmawan dari perwakilan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, di Semarang, Kamis, menyampaikan bahwa program WEC terus berkomitmen untuk memberdayakan wirausahawan perempuan.

Ia menjelaskan bahwa program unggulan WEC dirancang untuk memberikan pelatihan khusus, pendampingan intensif, dan peluang jejaring yang luas.

Tujuannya, kata dia, adalah untuk meningkatkan kapasitas bisnis perempuan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Program Inkubasi Womenpreneur bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan teknis terkait pengembangan bisnis, inovasi produk dan layanan, serta perluasan akses ke pasar dan pembiayaan, khususnya bagi UMKM yang dimiliki oleh perempuan," katanya.

Dengan demikian, kata dia, para penerima manfaat dapat meningkatkan daya saingnya dan keberlanjutan usaha mereka di bawah Payung Program Keberlanjutan "Sampoerna untuk Indonesia" tersebut.

Dilaksanakan dari Februari hingga Juni 2025, WEC Season 2 berfokus untuk menjawab tantangan utama yang dihadapi wirausahawan perempuan, seperti akses terbatas terhadap sumber daya, peluang pasar, dan dukungan pengembangan kapasitas.

Melalui Program Inkubasi Womenpreneur, lanjut dia, WEC Season 2 memberikan kesempatan pada 1.000 perempuan pelaku UMKM untuk mengikuti serangkaian pelatihan, mentoring, dan networking untuk mengembangkan usahanya.

Pendaftaran program intensif tersebut telah dibuka melalui tautan womenecosystemcatalyst.com/daftar.

Untuk memperluas dampak program, ia mengatakan bahwa WEC Season 2 juga menyelenggarakan Program Langkah Wirausaha yang ditujukan bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sragen dan Karanganyar.

Para peserta program akan menerima pendampingan untuk membangun usaha mandiri hingga mencapai penjualan pertama.

"Program ini merupakan kelanjutan dari Pekan Wirausaha Sragen Karanganyar, yang sebelumnya sukses dilaksanakan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia," katanya.

Selain itu, Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula dan SETC akan melaksanakan Program Distribusi Bahan Pangan Berkualitas sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

"Kami berharap pelaksanaan WEC Season 2 ini dapat memberikan manfaat luas kepada masyarakat, khususnya di Jawa Tengah. Kepada para pelaku UMKM, khususnya perempuan, mari mendaftarkan diri untuk mengikuti Program Inkubasi Womenpreneur," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2025