
Polda catat peningkatan 5,8 persen arus mudik di Jateng

Semarang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Tengah mencatat arus mudik mulai H-7 hingga H+1 Lebaran 2025 melalui jalan tol yang masuk ke provinsi itu melalui gerbang Tol Kalikangkung Semarang mengalami kenaikan 5,8 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Brigjen Polisi Sonny Irawan di Semarang, Kamis, mengatakan pada periode hingga H+1 Lebaran tercatat 480 ribu kendaraan yang melintas keluar gerbang Tol Kalikangkung dari wilayah barat.
Jumlah tersebut naik jika dibanding periode sama tahun sebelumnya yang tercatat 450 ribu kendaraan.
"Masih terjadi peningkatan signifikan arus mudik pada Lebaran hari pertama dan kedua," katanya.
Peningkatan arus mudik usai Lebaran, kata dia, juga terjadi Tol Solo-Yogya. Volume kendaraan pemudik yang berwisata ke Yogyakarta cukup tinggi sehingga sempat terjadi perlambatan.
"Meski terjadi pelambatan, arus lalu lintas berjalan aman dan lancar," tambahnya.
Meski arus mudik mengalami peningkatan signifikan, Sonny mengatakan tidak terjadi peningkatan angka kejadian kecelakaan lalu lintas selama periode itu.
Menurut dia, tidak terdapat peristiwa kecelakaan menonjol selama arus mudik.

Sebelumnya, aparat kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan jalur satu arah lokal di ruas Tol Semarang-Solo jika terjadi peningkatan volume kendaraan saat arus balik Lebaran.
Rekayasa tersebut akan dilakukan jika terjadi peningkatan arus dari wilayah timur dan selatan berdasarkan perhitungan di gerbang Tol Banyumanik Semarang.
Baca juga: Wali Kota Semarang pantau arus mudik
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2025