
KAI Purwokerto ingatkan penumpang patuhi aturan barang bawaan

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan tentang barang bawaan yang berlaku di kereta api terutama dalam menghadapi peningkatan signifikan volume penumpang pada masa arus balik Lebaran 2025.
"Perlu kami ingatkan bahwa setiap pelanggan atau penumpang diperbolehkan membawa bagasi tanpa biaya tambahan dengan batas berat maksimum 20 kilogram, volume maksimum 100 desimeter kubik, dan dimensi maksimal 70x48x30 centimeter," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.
Dengan demikian ketika boarding di stasiun diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan, kata dia, penumpang tersebut akan dikenakan bea sebesar Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.
Menurut dia, barang bawaan penumpang dapat diletakkan pada rak bagasi di atas tempat duduk atau diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan penumpang lainnya serta yang tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.
"Apabila barang bawaan beratnya melebihi 40 kilogram dan dimensi lebih dari 200 desimeter kubik dianjurkan ikut layanan ekspedisi KAI Logistik, karena dengan ukuran tersebut tentu sudah mengganggu pelayanan penumpang lain," katanya.
Ia mengatakan, barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagasi meliputi binatang, narkotika/psikotropika/zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, serta benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.
Selain itu, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan serta barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.
Lebih lanjut, Krisbiyantoro mengatakan, pihaknya pada H2+1 Lebaran 2025 atau Rabu (2/4) mencatat lonjakan signifikan keberangkatan penumpang dari berbagai stasiun di wilayah KAI Purwokerto.
"Berdasarkan data pada hari Rabu (2/4) tercatat sebanyak 25.421 penumpang yang akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah KAI Purwokerto dan 28.957 penumpang yang turun di wilayah KAI Purwokerto," katanya.
Menurut dia, Stasiun Purwokerto mencatatkan volume keberangkatan penumpang tertinggi pada hari Rabu (2/4) karena mencapai 6.914 orang, disusul Stasiun Kutoarjo sebanyak 4.669 orang, Stasiun Kroya sebanyak 2.690 orang, Stasiun Kebumen sebanyak 2.779 orang, Stasiun Gombong sebanyak 2.008 orang, dan beberapa stasiun lainnya.
Ia mengatakan, lonjakan penumpang tersebut sudah diantisipasi dengan berbagai langkah strategis, termasuk penambahan perjalanan kereta dan peningkatan layanan di stasiun.
"Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar," kata Krisbiyantoro.
Baca juga: KAI perkirakan puncak arus balik di Daop Semarang terjadi di 6 April
Pewarta : Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2025