42.509 Perusahaan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Kamis, 22 Juni 2017 16:34 WIB
Semarang, ANTARA JATENG - Sebanyak 42.509 perusahaan tergabung sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta.
"Angka tersebut pada posisi bulan Mei 2017.Untuk jumlah tenaga kerja aktif sebanyak 2.426.036 orang," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Tengah dan DIY Irum Ismantara di Semarang, Kamis.
Sedangkan untuk jumlah perusahaan baru yang mendaftar sampai dengan posisi Mei 2017 sebanyak 5.095 perusahaan baru dengan 220.780 tenaga kerja baru yang didaftarkan.
Untuk meningkatkan jumlah kepersertaan tersebut, pihaknya melaksanakan beberapa program kerja. Sejauh ini program kerja yang sudah direalisasikan dalam peningkatan kepesertaan, di antaranya kerja sama dengan pemerintah daerah dan perbankan.
"Dalam rangka perlindungan para perangkat desa se-wilayah Jawa Tengah dan DIY, kami bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan BTN untuk memudahkan proses pembayaran iuran dan pendaftaran kepesertaan khusus pedagang pasar Klewer," katanya.
Selain itu, pihaknya melakukan kerja sama dengan Bank Jateng dalam program tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk stimulus iuran kepada 7.000 pekerja rentan di wilayah Jawa Tengah.
Ia mengatakan 7.000 pekerja ini didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan khususnya program peserta informal atau bukan penerima upah (BPU).
Sementara itu, sebagai bagian lain dari pelayanan, pihaknya bekerja sama dengan enam balai latihan kerja pada program JKK Return To Work.
"Kerja sama ini untuk memberikan pelatihan kerja bagi peserta yang menyandang disabilitas akibat kecelakaan kerja agar sedini mungkin dapat kembali bekerja," katanya.
"Angka tersebut pada posisi bulan Mei 2017.Untuk jumlah tenaga kerja aktif sebanyak 2.426.036 orang," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Tengah dan DIY Irum Ismantara di Semarang, Kamis.
Sedangkan untuk jumlah perusahaan baru yang mendaftar sampai dengan posisi Mei 2017 sebanyak 5.095 perusahaan baru dengan 220.780 tenaga kerja baru yang didaftarkan.
Untuk meningkatkan jumlah kepersertaan tersebut, pihaknya melaksanakan beberapa program kerja. Sejauh ini program kerja yang sudah direalisasikan dalam peningkatan kepesertaan, di antaranya kerja sama dengan pemerintah daerah dan perbankan.
"Dalam rangka perlindungan para perangkat desa se-wilayah Jawa Tengah dan DIY, kami bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan BTN untuk memudahkan proses pembayaran iuran dan pendaftaran kepesertaan khusus pedagang pasar Klewer," katanya.
Selain itu, pihaknya melakukan kerja sama dengan Bank Jateng dalam program tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk stimulus iuran kepada 7.000 pekerja rentan di wilayah Jawa Tengah.
Ia mengatakan 7.000 pekerja ini didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan khususnya program peserta informal atau bukan penerima upah (BPU).
Sementara itu, sebagai bagian lain dari pelayanan, pihaknya bekerja sama dengan enam balai latihan kerja pada program JKK Return To Work.
"Kerja sama ini untuk memberikan pelatihan kerja bagi peserta yang menyandang disabilitas akibat kecelakaan kerja agar sedini mungkin dapat kembali bekerja," katanya.
Pewarta : Aris Wasita Widiastuti
Editor :
Copyright © ANTARA 2025
Terkait
Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan berikan diskon 50 persen untuk iuran
10 January 2025 15:45 WIB
BPJS Ketenagakerjaan apresiasi Menteri Kebudayaan lindungi pelaku kebudayaan
07 January 2025 14:47 WIB
Delapan kelurahan terima penghargaan Sadar BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang 2024
27 December 2024 15:19 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Aerotrans dan Geotab kolaborasi tingkatkan keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan sektor logistik
07 January 2025 14:54 WIB