BI fokus pantau komoditas pokok selama Ramadhan
Rabu, 9 Mei 2018 10:13 WIB
Ilustrasi - Seorang pedagang daging ayam sedang melayani pembeli di Pasar Sidodadi Kleco Laweyan Solo, Jawa Tengah. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)
Solo (Antaranews Jateng) - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta fokus memantau komoditas pokok di Soloraya selama bulan Ramadhan 2018.
"Kelompok pangan dengan harga bergejolak dan kelompok komoditas yang harganya ditentukan oleh pemerintah menjadi sektor yang paling diawasi dalam rangka stabilisasi harga," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Surakarta Bandoe Widiarto di Solo, Rabu.
Ia mengatakan untuk komoditas yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap inflasi, di antaranya cabai rawit dan daging ayam ras.
"Melihat tren di tahun-tahun sebelumnya, harga komoditas ini biasanya fluktuatif pada saat Ramadhan sehingga harus diwaspadai," katanya.
Sedangkan untuk harga yang ditentukan oleh pemerintah atau "administered price" salah satu contohnya adalah tiket pesawat terbang.
"Biasanya saat periode Lebaran permintaan tiket tinggi sehingga yang berlaku harga batas atas," katanya.
Terkait hal itu, dikatakannya, perlu adanya sinergi antara BI dengan Pemerintah Kota Surakarta agar stabilitas harga tetap terjaga.
"Kami mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang juga sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Surakarta terkait stabilisasi harga ini," katanya.
Ia mengatakan salah satu yang sudah dilaksanakan oleh TPID Kota Surakarta yaitu mengumpulkan seluruh distributor besar untuk duduk bersama mempersiapkan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
"Serta mengajak distributor menjaga harga komoditas agar tidak terjadi disparitas yang tinggi," katanya.
"Kelompok pangan dengan harga bergejolak dan kelompok komoditas yang harganya ditentukan oleh pemerintah menjadi sektor yang paling diawasi dalam rangka stabilisasi harga," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Surakarta Bandoe Widiarto di Solo, Rabu.
Ia mengatakan untuk komoditas yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap inflasi, di antaranya cabai rawit dan daging ayam ras.
"Melihat tren di tahun-tahun sebelumnya, harga komoditas ini biasanya fluktuatif pada saat Ramadhan sehingga harus diwaspadai," katanya.
Sedangkan untuk harga yang ditentukan oleh pemerintah atau "administered price" salah satu contohnya adalah tiket pesawat terbang.
"Biasanya saat periode Lebaran permintaan tiket tinggi sehingga yang berlaku harga batas atas," katanya.
Terkait hal itu, dikatakannya, perlu adanya sinergi antara BI dengan Pemerintah Kota Surakarta agar stabilitas harga tetap terjaga.
"Kami mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang juga sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Surakarta terkait stabilisasi harga ini," katanya.
Ia mengatakan salah satu yang sudah dilaksanakan oleh TPID Kota Surakarta yaitu mengumpulkan seluruh distributor besar untuk duduk bersama mempersiapkan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
"Serta mengajak distributor menjaga harga komoditas agar tidak terjadi disparitas yang tinggi," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025
Terkait
Polresta Surakarta cek kursi jemaah dan mimbar Gereja Santo Antonius Purbayan
23 December 2024 15:32 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Aerotrans dan Geotab kolaborasi tingkatkan keamanan, efisiensi, dan keberlanjutan sektor logistik
07 January 2025 14:54 WIB
FKS Foundation bersama PT Tiga Pilar Sejahtera bangun sarana air bersih untuk warga Sragen
14 December 2024 13:04 WIB